Cara
Format Hardisk External
Hardisk external merupakan perangkat
keras di luar komputer yang dibutuhkan saat Anda akan melakukan back up pada
file yang penting untuk tempat menyimpan data cadangan. Anda juga membutuhkan
hardisk external untuk bertukar data dari satu komputer ke komputer lainnya.
namun, hardisk external seringkali bermasalah atau error sehingga tidak mampu
terbaca oleh komputer.
Untuk itu, Anda bisa melakukan cara
memformat hardisk eksternal untuk mengembalikannya seperti semula. Ada banyak
cara untuk memformat hardisk, yaitu melalui cmd, melalui bios, memperbaiki
hardisk yang minta diformat, dan sebagainya.
Dalam artikel ini akan
dibahas cara memformat hardisk eksternal dengan berbagai cara. Inilah
informasinya:
1. Cara format hardisk lewat cmd.
Prosedur format untuk penyimpanan ini
dilakukan melalui cmd atau command prompt dengan basis DOS.
Tutorialnya
adalah sebagai berikut:
·
Pastikan
file penting dalam hardisk eksternal sudah dipindahkan ke media penyimpanan
lain.
·
Setelah
dipastikan aman, Anda bisa membuka command prompt administrator dengan cara
klik tombol start menu kemudian ketik CMD. Lalu pilih run as administrator,
lalu jendela CMD akan terbuka.
·
Lalukan
format dengan quick format atau proses cepat. Saat muncul dialog “and press
enter when ready”, Anda bisa langsung menekan tombol enter.
·
Ketik
volume label hardisk dengan nama yang akan diberikan kepada hardisk setelah
diformat.
·
Proses
format akan berjalan. Anda tinggal menunggunya sampai selesai.
2. Cara Format Harddisk Lewat Bios.
Untuk memformat hardisk
lewat bios, Anda perlu melakukan dengan menggunakan CD /DVD-R. Namun apabila
Anda tidak memiliki DVD-R yang kosong, Anda bisa melakukan dengan menggunakan
pihak ketiga atau eksternal.
Pertama Anda harus
mendownload universal installer USB sebagai runer dari USB bootle dan ikuti
saja petunjuk yang diarahkan. Nantinya Anda akan diminta memilih distribusi
Linux dimana terdapat informasi lengkap mengenai PC.
Setelah itu boot melalui
drive USB ini, ubah beberapa pengaturan pada BIOS. Setelah itu ubah perangkat
boot utama ke drive USB, simpan pengaturan yang telah Anda atur lalu keluar
dari BIOS, masukkan USB bootable dan restart.
Dengan langkah tersebut PC
anda akan secara otomatis boot perangkat lunak DBAN, seterusnya Anda hanya
perlu mengikuti petunjuk yang tertera saja.
3. Hardisk
tidak bisa diformat.
Ada kalanya hardisk tidak
bisa diformat. Hal tersebut kemungkinan hardisk mengalami bad sector sehingga
Anda harus menggunakan cara lain untuk melakukan penginstallan. Caranya cukup
mudah, gunakan saja Driver Sata.
Download Driver Sata di Google, extract file Drive Sata yang berupa .Rar
tersebut menggunakan flashdisk yang nantinya bisa Anda gunakan sebagai media
transfer Drive Sata. Kemudian klik tulisan load over dan tentukan dimana
Anda meng-extract file tadi.
Tunggu saja hingga muncul
datar driver yang cocok dengan perangkat Anda. Klik refresh, jika masih saja
belum bisa diformat, silahkan restart perangkat Anda. lakukan restart berulang
sampai proses instalasi berjalan dengan lancar.
4.
Cara memperbaiki hardisk eksternal yang minta diformat
Jika Anda mengalami masalah
hardisk yang terus menerus minta untuk diformat padahal ada file penting di
dalamnya maka Anda cukup melakukan langkah berikut ini:
Pertama, masukkan hardisk
eksternal ke dalam port USB, kemudian masuk ke dalam CMD dengan klik start dan
ketik cmd pada kolom pencarian.
Kemudian ketik CHKDSK/r/fH
(huruf H menunjukkan path hard disk internal, jadi sesuaikan dengan path HDD
yang Anda gunakan), lalu tekan enter. Selesai, Anda tinggal menunggu saja
selama beberapa saat.
Setelah itu, bisa Anda cek hasilnya. Biasanya dengan menggunakan cara di
atas hardisk Anda sudah tidak minta diformat lagi.

Posting Komentar